REVIEW NOVEL PERGI


Pergi; Menemukan Tujuan dalam Perjalanan


Judul buku         : Pergi
Penulis               : Tere Liye
Editor                : Triana Rahmawati
Penerbit             : Republika Penerbit
Cetakan             : Cetakan Sepuluh, Agustus 2019
Tebal halaman    : iv + 455 halaman
Ukuran               : 13,5 × 20,5 cm
ISBN                 : 978-602-5734-05-2
Harga                 : Rp. 79.000,-

Tere Liye membungkus kisah kehidupan dalam novel Pergi dengan begitu menawan. Dia adalah penulis yang sudah terkenal di dunia sastra karena kepandaiannya dalam mengimajinasikan sebuah reka cerita menjadi satu kesatuan yang utuh sehingga dapat menyelipkan kisah kehidupan ke dalamnya. Novel yang diciptakannya hampir selalu menjadi best seller dan banyak disukai oleh masyarakat baik remaja maupun dewasa.

Novel ini merupakan lanjutan kisah dari tokoh utama yang bernama Bujang yang sebelumnya diterbitkan dalam novel lain berjudul Pulang. Novel Pulang menceritakan bagaimana kisah awal Bujang masuk ke keluarga Tong sedangkan pada novel Pergi ini mengisahkan tentang perjalanan Bujang setelah menjadi Tauke Besar menggantikan Tauke lama yang meninggal karena peperangan.

Banyak pertanyaan yang menghinggapi Bujang setelah menjadi Tauke Besar ini. Tentang ke mana dia akan pergi? Siapa sebenarnya yang menyebutnya hermanito itu? Bagaimana dia akan bisa meruntuhkan Master Dragon? Serta pertanyaan-pertanyaan besar lainnya yang diceritakan lewat perjalanan mencari jawaban oleh tokoh Bujang. Dengan begitu pelik masalah yang dilaluinya, Bujang meneguk pahitnya kekecewaan itu. Dia tetap bangkit dan menyelesaikan sedikit demi sedikit misi yang diembannya bersama dengan sahabat, guru, serta pasukan keluarga Tong yang setia.

Dilihat dari kovernya, ilustrasi yang ada begitu kental menggambarkan tentang judul yang tertera. Warnanya juga cukup menarik perhatian dan dikemas dengan begitu apik. Melalui isi ceritanya, banyak kelebihan yang diutarakan oleh si penulis. Setiap bab, penulis mampu membuat pembaca merasa penasaran dengan kisah selanjutnya sehingga pembaca akan ingin melanjutkan ceritanya tanpa henti. Amanat yang terselip dalam novel ini juga begitu menggugah hati karena penggambaran secara keseluruhan adegan mampu memberikan rasa tersendiri bagi pembaca. Novel ini sarat dengan nilai moral kehidupan sehari-hari.

Kita mengetahui bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Termasuk novel Pergi yang memiliki secuplik kelemahan. Novel ini memang bagus untuk dibaca oleh kalangan remaja dan dewasa. Namun, tidak untuk anak-anak karena bahasa yang digunakan cukup tinggi sehingga anak-anak mungkin akan kesulitan saat mencernanya.

Terlepas dari setitik kekurangan yang ada, novel ini tetap mampu memberikan sajian yang terbaik dengan nilai kehidupan yang diselipkan. Novel Pergi layak dibaca dan dipetik nilai-nilai kebaikan yang tertera. Mari bersulam dengan kepergian agar kita mampu menyuratkan tujuan layaknya Bujang menemukan jalan terbaik kehidupannya.




Pereview
Dyra Saras, gadis belia yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama. Hobinya membaca, menulis, dan mendengarkan musik. Salam Mimpi!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BEASISWA DATAPRINT, YUK IKUTAN!

Ciptakan Ratusan Buku karena Internet, Janji Nggak Pengen?

REVIEW NOVEL BUKAN DYLAN